Sabtu, 12 Mei 2012

Pengembangan Android


Android merupakan sistem operasi berbasis linux yang menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri. Pada awalnya perkembangan android di Indonesia ini kurang diminati karena kebanyakan  android menggunakan input touchscreen yang kurang populer di Indonesia. Android jugamembutuhkan koneksi internet yang sangat cepat untuk memaksimalkan kegunaannya padahal Internet dari Operator selular Indonesia kurang dapat diandalkan. Selain itu, adanya anggapan bahwa Android sulit untuk dioperasikan / dipakai bila dibandingkan dengan handphone lain.

Namun pada kenyataanya, saat ini perkembangan Android di Indonesia telah berkembang dengan sangat pesat. Hal ini dikarenakan Android memiliki berbagai kelebihan, salah satunya ialah Android market. Android market adalah sebuah pasar digital yang berisi ribuan program/software baik yang gratis maupun berbayar. Mulai dari program untuk edukasi, hiburan, books & reference, lifestyle, sosial, produktivitas, dan lainnya dapat ditemukan di Android market. Android tidak terikat ke satu merek Handphone saja, beberapa vendor terkenal yang sudah memakai Android.

Sejarah Android
Nama Android muncul pertama kali oleh seorang penulis asal perancis yang bernama Mathias Viliers de L'Isle-Adam (1838 - 1898) dalam bukunya yang berjudulTomorrow's Eve. Pada buku tersebut mengisahkan tentang sosok robot artifisial dengan bentuk layaknya manusia biasa yang diberi nama Hadaly. Kemudian pada tahun berikutnya sosok Andorid mulai diperkenalkan pada film Star Wars, yakni robot C-3PO. Film seri Star Trek pun kemudian menggunakan sosok Android sebagai salah satu tokoh yang berupa data. Dari situ kemudian nama Android mulai makin dikenal sebagai sosok robot / data canggih dan pintar.

Dalam perkembangan jamannya, manusia kemudian berhasil menciptakan beberapa Android yang dapat berfungsi dengan baik. Seperti Android EveR-1 yang dibuat oleh the Korea Institute for Industrial Technology, sebuah gynoid interpersonal communication model yang dapat meniru ekspresi wajah manusia dan melakukan percakapan sederhana karena memiliki lebih dari 400 vocabulary.

Dalam telepon seluler sendiri, Android kemudian diciptakan sebagai perangkat lunak yang berupa sistem operasi berbasis Linux yang ditanamkan pada Smartphone. Melalui Android Inc. yang merupakan sebuah perusahaan software kecil yang didirikan pada bulan Oktober 2003 di Palo Alto, California, Amerika Serikat ini Android mulai terus dikembangkan. Perusahaan ini didirikan oleh beberapa senior di beberapa perusahaan yang berbasis IT & Communication yakni Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears dan Chris White. menurut Rubin, Android Inc. tujuan Andorid didirikan untuk mewujudkan mobile device yang lebih peka terhadap lokasi dan preferensi pemilik. Dengan kata lain, Android Inc. berusaha mewujudkan mobile device yang lebih mengerti pemilikinya.

Selain itu, hal lain yang menarik dari Android pada smartphone ini adalahAndroid memberikan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak ataupun untuk telepon seluler.  Keunggulan tersebut yaitu dengan cara memakai basis kode komputer yang kemudian dapat didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna dapat menciptakan atau menggunakan aplikasi baru di dalamnya.

Berikut adalah model-model Android berdasarkan pengembangannya:

     1.      Android versi 1.0 (22 Okober 2008)  
Pada saat itu melalui kerjasama Google, Open Handset Alliance  ARM Holdings, dan Atheros Communications menciptakan HTC Dream, smart phone mobile yang dirilis perdana dengan sistem operasi Android. Dikarenakan ponsel ini merupakan bentuk perdana, fitur-fitur yang disediakan masih sangat sederhana, seperti integrasi pada Google services dan Open Handset Distribution (OHD).

2.      Android versi 1.1 (9 Maret 2009)

Pada pengembangan selanjutnya Google merilis Android versi 1.1. Android ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search(pencarian saura), pengiriman pesan dengan Gmail  dan pemberitahuan email. Setelah pengembangan Android versi 1.1, Android mengembangkan versi berikutnya dengan mulai menggunakan “code name”. Code name diberikan sesuai urutan abjad dengan penamaan makanan/minuman ringan dan pembuka.


3.      Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Dalam Cupcake terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video pada Youtubedan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.
Andorid versi Cupcake ini seharusnya menjadi versi 1.2, namun Google Inc. memutuskan merubahnya menjadi versi 1.5 dan code name dimulai dari versi ini.

4.      Android versi 1.6 (Donut)

Versi Donut dirilis pada September 2009 dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrolapplet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA/ EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel) pengadaan resolusi VWGA.

5.      Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut,Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik, kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

6.      Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukunganAdobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome dengan mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalamSD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto updatedalam aplikasi Android Market.

7.      Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

8.      Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb mulai dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.Tablet Honeycomb pertama yang hadir di Indonesia adalah Eee Pad Transformer yang produksi dari Asus pada Mei 2011.

9.      Android versi 4.0 (ICS :Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuksmartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secaraoffline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.

Pada pengembangan-pengembangan versi tersebut, secara singkat dapat dirangkum beberapa keunggulan fitur Andoid pada smartphone, diantaranya:
  • Kerangka aplikasi, yang memungkinkan penggunaan dan penghapusan komponen yang tersedia.
  • Dalvik mesin virtual, yang merupakan mesin virtual dioptimalkan untuk perangkat mobile.
  • Grafik di 2D dan grafis 3D, yang berdasarkan pustaka OpenGL.
  • SQLite, yang digunakan untuk penyimpanan data.
  • Pendukung media yang berupa audio, video, dan berbagai format gambar (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan WiFi (hardware dependent)
  • Kamera, yang kemudian dalam pengembangannya terdapat 2 model kamera dalam satu ponsel
  • Global Positioning System (GPS), kompas, dan accelerometer (tergantung hardware)
  • Multitasking
  • TouchScreen
  • Kemudahan dalam Notifikasi, pemberitahuan akan muncul setiap menerima SMS, Email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader.
Selain pada keunggulan-keunggulan dasar tersebut, Android juga memiliki beberapa keunggulan besar lainnya, diantaranya:
1.      Lebih banyak Model
Google telah menjalin kerjasama dengan berbagai vendor hardware ternama sepertiSamsung, HTC, Motorola, Sony Ericsson dan lain-lain, karena kerjasama inilah masyarakat dapat dengan leluasa memilih model dari berbagai vendor.
2.      Akses Mudah terhadap Ribuan Aplikasi Android
lewat Google Android App Market terdapat ribuan aplikasi danpermainan yang dapat diunduh pada ponsel Android.
3.      Bisa menginstal ROM yang dimodifikasi
jika tidak puas dengan tampilan standar Android, maka ada banyak costum ROM yang bisa digunakan pada ponsel Android.
4.      Widget
User bisa dengan mudah mengakses berbagai setting tampilan pada Home Screen dengan cepat dan mudah sesuai dengan keinginan.
5.      Dukungan perusahaan besar
Memang ini tidak menggaransi secara pasti, tetapi produk yang telah dikeluarkan oleh brand ternama seperti Google bekerjasama dengan berbagai perusahaan bersar tentunya memberikan kepercayaan yang lebih di masyarakat dibanding dengan brand baru yang telah ada.

Walaupun Android menjanjikan fitur-fitur canggih dan menarik yang akan selalu berkembang, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan Android, diantaranya:
  1. Koneksi Internet yang terus menerus, dikarenakan ponsel Android memerlukan koneksi internet yang simultan (terus menerus aktif). Artinya user harus berlangganan paket GPRS sesuai dengan kebutuhan.
  2. Iklan yang selalu tampil, aplikasi di Android memang mudah diperoleh dan gratis. konsekuensinya adalah dari setiap Aplikasi tersebut akan selalu muncul iklan yang terpampang.
  3. Potensi program malware, dengan adanya platform aplikasi yang bebas diciptakan dan diunduh, tidak menutup kemungkinan terdapat program berbahaya yang dapat mengganggu bahkan merusak sistem komputer, seperti virus, rootkit, spyware, adware, crimeware  atau program berbahaya lainnya.
  4. Ancaman lisensi, karena latar belakang Android menggunakan teknologi java, Google telah diancam melanggar hak paten dari Oracle (perusahaan yang sekarang memiliki lisensi Java). Karena telah membuat virtual machine baru yang dasarnya dari teknologi Java. Bukan tidak mungkin ini menjadi salah satu hambatan ke depan dalam pengembangan Android.

Hingga saat ini Android masih selalu melakukan pengembangan baik dalam segi teknologi maupun persaingan bisnis. Bahkan pada Februari 2012 lalu, aplikasi Android Market yang merupakan penyedia seluruh aplikasi Andorid tersebut dikembangkan menjadi Google Play. Perubahan nama dan pengembangannya ini didasarkan untukmenandingi layanan Apple iTunes yang memiliki App Store, Music, Movies, dan iBooks. Sehingga Google Play mulai merangkum Google Music dan Google eBookstore.

SEJARAH BLACKBERRY




Apakah yang ada di benak anda ketika mendengar kata Blackberry?Handphone, Internet, E-mail atau Mahal bahkan nama buah? Blackberyitu apa sejenis buah hasil kawin silang dari strowbery dan bluebery? Ok kita akan mengetahu lebih dalam tentang Apa itu Blackberry? Dan apa yang dimaksud dengan blackberry? Kita akan berjalan-jalan sebentar untuk bermain-main dengan black berry ini. Blackberry sebenarnya adalah perangkat genggam nirkabel yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon selular, sms, faksimili Internet, menjelajah Internet, dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Black bery kini telah banyak berintegrasi dengan merek-merk HP, salah satunya adalah Nokia. Dengan blackberry kamu akan dengan mudah menerima, membaca, dan mengirim e-mail selayaknya SMS di handphone. Yaa seperti push e-mail gitu lah… Lalu gimana sejarahnya blackberry ini ya? 

Blackberry di masa awal
Sekilas tentang RIM (Research IN Motion)
Berawal dari perusahaan kecil dengan modak hasil pinjaman, RIM berkembang menjadi perusahaan yang paling di kagumi dan di hormati dai Kanada. Apakah Rahasianya? Apalagi kalau bukan keuletan dan keinginan unruk terus berkembang. Kisah sukses perusahaan dengan nama lengkap Research In Motion Ltd, berawal dari keinginan seorang pemuda yang di drop out dari kampusnya untuk membuktikan diri. Adalah seorang yunani bernama Mike Lazardis yang berimigrasi dari Turki ke Kanada pada th 1967. Usianya yang ke 23 Lazardis mendapat kenyataan pahit karena di keluarkan dari Universitas Waterloo, dimana dia mendalami teknik elektro. Lazardis mendapat pinjaman modal usaha dari teman dan keluarganya. Dengan modal tersebut, Lazarsis dan dua temannya mendirikan RIM di Waterloo,Ontario Kanada th 1984. Kontrak kerja pertama RIM datang dari General Motor Kanada untuk mengerjakan otomasi industri dan berahan dalam beberapa tahun pertama dengan berpindah dari kontrak ke kontrak. RIM berhasil mendapatkan pengahasilan $1 juta dan memiliki sekitar 12 orang karyawan. RIM mulai tertarik pada perangkat digital nirkabel ketika menerima kontrak dari Roger Cantel Mobile Comminications, operator pager dan telepon seluler th 1987. Dalam kontraknya, RIM bertugas mencari tahu potensi dari sistim jaringan digital nirkabel baru yang di kenalkan Ericsson. Selanjutnya berhasil membuat modem radio nirkabel berukuran mini. 1990, modem buatan ini banyak di pakai oleh perusahaan OEM untuk berbagai produk dari komputer sampai mesin penjual otomatis.
1991 RIM mengembangkan software untuk mendukung sistim e-mail nirkabel. Dalam mengembangkan ini, RIM bekerja sama dengan dua perusahaan besar seperti Ericsson, dan Anterior Technologi. Ericsson berhasil mengenalkan modem radio portabel th 1992, Anterior Technologi bertugas menyediakan gateway untuk sistim e-mail sementara RIM akan meyediakan aplikasi pemograman. Kerjasama tiga pihak ini berhasil menciptakan sistim e-mail nirkabel dengan konektivitas tak terputus. Karena dirinya sangat mahir mengurusi riset dan tehnologi dari pada keuangan, Lazardi mempekerjakan James Balsillie pada th 1992 untuk mengurus keuangan perusahaan dan pengembangan bisnis. Basile akhirnya menjadi salah satu direktur RIM, setara dengan Lazardis. Karena kemampuan dan kredibilitasnya, RIM di percaya untuk bekerja sama dengan banyak perusahaan besar seperti Micrsoft, IBM, Bell South Wirless Data dan banyak lagi.
1997-2001
Ini adalah periode awal kemunculan perangkat BlackBerry yang masih berupa pager dua arah (two way pager). Meski berbentuk pager, perangkat BlackBerry ini dudah tampil beda dengan pager kebanyakan. Selain firyrnya,kehadiran keyboard QWERTYnya jaddi ciri khas dp psar saat itu. Layanan yang di sediakan bagi pelanggan hanya dua,yaitu e-mail dan WAP. Untuk menyediakan layanan itu RIM menggandeng dua penyedia layanan internet nirkabel, mereka adalah Data TAC dan Mobitex. Dua produk menggunakan layanan Data TAC dan tiga produk menggunakan akses Mobitex.
Seri 850 adalah perangkat yang menandai lahirnya BlackBerry di dunia. perangakat ini memililki fitur yang sederhana, layarnya masih menggunakan teknologi monochrome dengan ukuran kecil. Namun seri ini adalah awal dari semuanya, Tahun 2005 perangakat ini mendapat pengakuan dari PC Magazine sebagai 14th greatest gadget of the past 50 years.

2001-2003
Di periode ini perangkat BlackBerry mulai diberi fasilitas telepon seluler menggunakan teknologi GSM(2G), begitu juga dengan akses datanya . Selain teknologi, desain BlackBerrypun telah terwujud layaknya hp pintar, lengkap dengan keyboard QWERTY. Makanya RIM mulai mengenalkan BlackBerrysebagai perangkat hp pintar bukan lagi pager dau arah. Sejarah lain yang tercipta di tahun ini adalah mulai di tanamkannya BlackBerry OS. Memiliki user interface dengan susunan menu khas BlackBerry yang sampai sekarang masih jadi patokan. Seri “Quark”merupakan jajaran hp BlackBerry yang sangat populer pada masa it. Produk dalam seri “Quark” seperti 6230 telah dilengkapi dengan tenologi java sebagai pendukung platform web browsernya.Selain itu di periode ini pula RIM mengeluarkan untuk pertama kalinya hp BlackBerry berteknologi CDMA(6750) dengan menggandeng Verizon sebagai operatornya. Namun layarnya masih berteknologi monochrome.
2003-2004
Salah satu produk yang legendaris dari periode ini adalah 7270. Di lengkapi dengan teknologi WiFi dan menawarkan akses data melalui jaringan WLAN terbatas yang bisa di gunakanuntuk menjalankan fitur VoIP. RIM mencoba menawarkan pilihan kepada konsumen dengan menggandeng penyedia layanan seluler. Di Amerika, mereka menggandeng iDen untuk menghadirkan fasilitas sensasional di hp BlackBerry yaitu 7510 dan 7520 seperti GPS, komunikasi dua rah (walki talki) dan Bluethoot.

2004-2006
Dan yang terbaru lagi adalah SureType yang mereka kenalkan ke pasar. Adalah dengan konsep satu tombol memuat dua huruf dan di dukung dengan fitur textpredictive input seperti teknologi T9 yang sekarang kita kenal. Alasan penerapan SureType ini adalah memberikan kemudahan bagi pengguna yang kurang suka dengan keyboard QWERTY konvensional. Karena penerapan keyboard ini pula hp-hp BlackBerry seperti 7100v dan 7130e,memiliki desain yang ramping.
2006 sampai sekarang
Fitur- fitur baru terus di tanamkan pada perangkat BlackBerry, seperti layar warna yang lebih baik, kamera, slot kartu memori dan aplikasi chating. Dan juga mengenalkan TrackBall sebagai pengganti TrackWheel . Dan ini merupakan perangkat pengakses menu di hp blackBerry. Bedanya, TrackWheek mengguakan konsep yang sama dengan TrackWhel di mouse komputer,TrackBall berbentuk bola yang di letakan di bawah layar. Konsep TrackBall di puji banyak kalangan karena aksesnya yang lebih nyaman dan cepat. Seri 8100merupakan produk pertama yang menerapkan tombol navigassi TrackBall. RIM mengklasifikasikan produknya ke dalam seri tertentu untuk memudahkan pengguna membedakan ke unggulan masing – masing. Nama seri yang di gunakan cukup menarik seperti Electron(8700), pearl(8120), GammaRay(8820), Curve(8310) dan yang terakhir baru muncul adalah Bold(9000). Sampai sekarang pengguna BlackBerry telah mencapai 14 juta di seluruh dunia.

Yamaha A-S300 – Integrated Amplifier


Yamaha A-S300 Silver







Tentunya pembaca sudah mengenal akan Yamaha yang merupakan  produsen barang elektronik, yang berkecimpung dibidang Audio dan Home Theater.  Saat ini Yamaha mengeluarkan sebuah Integrated Amplifier Stereo dengan tipe A-S300.
Amplifier ini merupakan elanjutan dari tipe sebelumnya A-S500 yang menurut informasinya merupakan amplifier terbaik.  Apakah A-S300 ini serupa dengan pendahulunya ? Dari sudut fisik tampilan A-S 300 pada bagian depannya terdapat sebuah selector input untuk masukan dari CD, Tuner, Dock, Phono dan Line 1/2/3.  Selain itu terdapat pula tombol putar untuk volume control serta untuk Bass, Trebel, Balance dan Loudness yang digunakan untuk mengatur Sonic.  Dilengkapi pula dengan tombol tekan pure direct yang dapat digunakan langsung untuk mengakses seluruh kontrol tonal.
Saat ini elektronik dapat dikatakan tidak lengkap apabila tidak tersedia fasilitas Remote. Remote A-S300 mempunyai tombol yang cukup sensitiv, dapat merespone dengan segera dan cepat sehingga dapat mengendalikan CD Player (tergantung koneksi yang tersambung pada bagian input amplifier).  Pada bagian belakang terdapat soket input dan terminal speaker layaknya koneksi standar pada sebuah integrated amplifier.  Akan tetapi hal ini tidak menjadi suatu hambatan atau menurunkan kemampuan dari A-S300 dibandingkan A-S500.  Mungkin yang sangat menyolok dibandingkan dengan kakaknya adalah power outputnya saja, dimana sebelumnya mempunyai power output sebesar 85 watt per channel, sekarang hanya menjadi 60 watt per channel.  Sehingga amplifier ini terkesan tidak segagah tipe sebelumnya dan musik yang dihasilkan terdengar agak lembut dengan reproduksi frekuensi high terlalu halus.  Saat dicobakan dengan lagu-lagu dari Justin Bieber yang baru saja berkunjung ke Indonesia, terdengar tempo dan ritme yang dihasilkan lumayan baik, akan tetapi repro bass dan High yang dihasilkan kurang galak.  Sedangkan  kemampuan olah vokal, amplifier ini dapatlah dikatakan mempunyai tonal yang  jernih.  Harga jual untuk amplifier Yamaha A-S300 ini dengan kisaran Rp.3.3 Juta
Kesimpulan
Yamaha A-S300 memiliki kualitas tampilan yang baik dengan kualitas keseimbangan tonal yang baik. Akan tetapi kualitas suara yang dihasilkan terlalu lembut atau terlalu halus sehingga menimbulkan kesan tidak live.  Mungkin anda dapat memilih amplifier ini dengan mempertimbangkan melihat ukuran besar ruang musik anda dan jenis atau tipe musik yang anda suka

Vermouth Audio Red Velvet Analog Interconnect


Kabel bagus tak selalu harus mahal
Melihat penampakan kabel interkonek Red Velvet dari Vermouth Audio, terus terang saja kami bukannya terkesan oleh tampilan fisiknya yang dibalut warna merah menyala itu (atau Anda terpesona olehnya?).
Sebaliknya, saya malah langsung terbayang-bayang pada sejumlah kabel keluaran Cina yang harganya murah meriah, dengan kemasan yang eye-catching, tetapi performanya jauh di bawah tampilan fisiknya. Apalagi, ini varian terbaru Vermouth yang diklaim sebagai versi ekonomis, dengan harga di bawah satu juta rupiah. Jauh di bawah harga Vermouth Black Pearl yang dibandrol Rp. 2,7 juta itu. Too good to be true?
Tapi tunggu dulu, pihak Vermouth mengatakan bahwa Red Velvet telah terjual lebih dari 200 pair dalam waktu 2 bulan saja. Prestasi yang sangat bagus untuk sebuah kabel bikinan lokal yang ditujukan kepada kalangan pengguna high-end audio. Tak hanya itu rupanya, pada tanggal 24-26 Februari 2012 melalui perwakilan Vermouth di UK, Mains-Cables-R-Us, Red Velvet telah hadir di Bristol Audio Show, sebuah pameran audio berkelas international. Nah, jadi kami berharap ini kabel yang berbeda dari puluhan (atau jangan-jangan ratusan) varian “made in China” yang kami maksud di atas. Apa boleh buat, meski Apple dan banyak merk terkemuka toh diproduksi di China, tapi hasil riset terakhir di tahun 2010 menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dunia terhadap produk “made in China” adalah low quality. Tapi Red Velvet adalahmade in Indonesia, dan Anda boleh percaya boleh tidak, bahwa produk buatan Indonesia ternyata dipersepsikan memiliki kualitas lebih baik dibanding produk asal negeri tirai bambu itu.
Nah, Red Velvet yang kami terima untuk review ini merupakan varian yang menggunakan konektor berlapis emas, ini yang termurah dari keluarga Red Velvet. Yang termahal menggunakan konektor berlapis rhodium. Bahan baku kabel ini adalah material 7N Copper, yang berarti menggunakan tembaga dengan tingkat kemurnian 99.99998%, dengan proses metalurgi UPOCC. UPOCC adalah singkatan Ultra Pure Ohno Continuous Cast, teknik yang ditemukan oleh profesor Ohno dari Jepang untuk mendapatkan tembaga dengan kristal tunggal, yang memungkinkan signal ditransfer lebih bebas hambatan. Konon kabel ini biasa digunakan pada kabel-kabel Ultra High-End berlabel merk-merk terkenal.
Maka segera kami siapkan perangkat kami untuk keperluan uji dengar, sebuah CD player Audio Aero Capitole Reference kami umpan ke sebuah amplifier tabung Air Tight, melalui Red Velvet, dan selanjutnya diteruskan ke sepasang speaker Vienna Acoustic Mozart Grand melalui kabel speaker Oritek S1. Sebagai pembanding kami gunakan Audioquest Diamond Hyperlitz X3, Duelund 2.0 rev.2, Nordost Black Knight dan Vermouth Black Rhodium. Dua kabel yang kami sebut pertama sebetulnya bukan pembanding yang baik. Pertama karena kelasnya, paling tidak dari sisi harganya yang di atas 10 juta rupiah, nampak seperti David vs Goliath. Kedua, Red Velvet menggunakan bahan tembaga, sedangkan Diamond X3 dan Duelund menggunakan bahan perak. Pembanding yang lebih sepadan adalah Nordost Black Knight, baik dari sisi harga maupun material yang digunakan. Tapi tak mengapa, karena memang kami ingin menguji seberapa jauh Red Velvet ini mampu bersaing dengan kabel “branded”, regardless of harga dan material yang dipergunakan.
Setelah memilih beberapa software (materi lagu), kami pun segera tenggelam dalam keasyikan uji dengar. Kami memang tak berharap terlalu banyak dengan membandingkan Red Velvet dengan Duelund misalnya, tapi toh di kesan awal ini kami merasa Red Velvet tampil jauh dari harapan. Jauh dari kesan open dan transparan, secara keseluruhan malah terdengar agak kusam. Kami merasa seperti ada tirai tebal antara kami dengan speaker, reproduksi nada-nada high juga terkesan rolled-off terlalu awal. “Treble-nya ngga keluar sama sekali nih…,” demikian komentar seorang rekan kami yang ikut uji dengar. Kami coba bandingkan dengan Nordost Black Knight, memang si Black Knight juga lebih open pada nada tinggi, meskipun kali ini Red Velvet unggul telak untuk urusan mid dan vocal. Dibanding Black Pearl yang berkarakter bright, Red Velvet terkesan tampil “malu-malu”.
Kami putuskan menghentikan uji dengar untuk memberikan kesempatan Red Velvet mengalami prosesbreak-in dulu. Bukan mengapa, pengalaman kami dengan Duelund 2.0 rev2 itu juga nyaris sama, sama sekali tak istimewa saat awal uji dengar. Tetapi kemudian seperti Upik Abu yang menjelma menjadi Cinderella setelah proses break-in 200 jam! Untuk mempercepat proses break-in, kami pasang Red Velvet dari analog output TV LCD ke sepasang speaker aktif, dan menyala nyaris 20 jam sehari, selama 5 hari, dari Senin hingga Jumat! Jadi total telah 100 jam saat di hari Sabtu berikutnya kami siap mengulang uji dengar.
Hasilnya? Sang “pangeran kodok” telah menjelma menjadi “Prince Charming”, lengkap dengan kuda jantan putih yang sangat gagah. Yup, dengan perangkat pendukung dan kabel pembanding yang sama, kali ini Red Velvet menghasilkan suara yang jauh lebih bagus dibanding Nordost Black Knight. Dengan karakter mid yang smooth dan vokal yang berbobot, kali ini di nada nada tinggi tidak lagi kusam, jauh lebih transparan dan extended meski tetap tidak seterbuka Vermouth Black Pearl. Dibanding Black Pearl yang lebih bright, bagi kami karakter nada nada tinggi Red Velvet lebih pleasurable gak bikin capek. Stereo image dan soundstage lebih baik dibanding saat menggunakan Black Knight dan Black Pearl tapi memang masih kalah dibanding Diamond X3 dan Duelund 2.0. Di nada-nada bass, Red Velvet tetap tak bisa mengalahkan Diamond X3 maupun Duelund 2.0 tetapi masih bagus dibandingkan Black Knight.
Dibanding “saudara tuanya”, Vermouth Black Pearl, karakter Red Velvet lebih laid back dan sebaliknya Black Pearl sangat forward. Sehingga untuk mendengar musik berlama-lama dapat kami pastikan menggunakan Red Velvet lebih aman dari kondisi ear fatigue yang mudah dialami jika menggunakan Black Pearl. Di dalam sistem audio yang menggunakan tabung terasa bahwa Red Velvet merupakan pilihan kabel yang tepat jika bujet Anda di bawah 5 juta rupiah. Sedangkan Black Pearl menurut kami lebih cocok untuk perangkat berbasis solid-state.
Apakah kabel ini worth it? Jangan berharap kabel ini bisa menandingi Duelund 2.0 dengan MSRP sekitar 16 juta rupiah itu, tetapi kami sangat optimis bahwa kabel ini bisa menandingi atau bahkan dalam beberapacase melampaui performa kabel-kabel branded sampai dengan harga 5 jutaan rupiah. Karakter kabel ini dalam menyalurkan nada-nada mid dan vokal akan dengan mudah memikat hati penggemar musik audiophile. Jika Anda suka nada tinggi yang lebih terbuka, mungkin pilihan konektor silver atau rhodium lebih tepat. Langkah Vermouth untuk memberikan opsi ini kami nilai cukup cerdas dalam menyiasati kelebihan dan kelemahan Red Velvet, agar lebih sesuai dengan preferensi penggunanya.
Performa Red Velvet secara keseluruhan cukup mengejutkan untuk sebuah kabel interkonek yang dipasarkan dengan harga di bawah satu juta rupiah. Two thumbs untuk Vermouth. Kami tak ragu untuk menyimpan satu pair sebagai referensi saat menguji kabel interkonek.           (Penguji : Arif Wicaksono/ CEO Tubelover-Indonesia)
Rating : 
Tampilan fisik : 8,5
Kualitas Suara : 8
Kualitas dibanding harga :
9

Selasa, 28 Februari 2012

Asal mula Manchester United

ASAL – USUL MANCHESTER UNITED

Manchester United
Klub ini dibentuk pada tahun 1878 dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath LYR F.C.) oleh para pekerja rel kereta api di Newton Heath. Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama lima belas tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada 1893. Tim sudah menjadi anggota Football League setahun sebelumnya dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, untuk menjadi sebuah perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris dan membuang nama belakang “LYR” sehingga menjadi Newton Heath F.C saja.
Namun pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut, dengan utang lebih dari £2500 dan bahkan lapangan Bank Street mereka pun telah ditutup. Hanya beberapa saat sebelum klub diputuskan untuk dibubarkan, klub tiba-tiba mendapatkan suntikan dana dari J.H. Davies, direktur sebuah perusahaan bir Manchester Breweries. Ceritanya adalah sang kapten tim, Harry Stafford, memamerkan anjingnya pada acara pengumpulan dana untuk klub. Anjing berjenis St. Bernard itu ditaksir oleh Davies dan ia ingin membelinya. Tawaran itu ditolak Stafford dan sebagai gantinya ia menawarkan Davies untuk menginvestasikan uangnya pada klub sepakbolanya sekaligus menjadi chairman Newton Heath FC. Tawaran itu diterima dan selamatlah Newton Heath dari kebangkrutan. Setelah itu diadakanlah sebuah rapat untuk mengganti nama klub untuk menandai awal kebangkitan klub. Nama ‘Manchester Central’ dan ‘Manchester Celtic’ mencuat untuk menjadi kandidat kuat nama baru sebelum Louis Rocca, seorang anak muda imigran Italia, berkata “Bapak-bapak, mengapa tidak kita pakai nama Manchester United ?” Nama yang diusulkan Rocca disetujui dan secara resmi mulai dipakai pada 26 April 1902. Davies sang chairman baru, juga memutuskan untuk mengganti warna tim dari hijau keemasan menjadi merah-putih sebagai warna Manchester United.
Mereka kemudian berpromosi ke Divisi Satu setelah finis diurutan dua Divisi Dua musim 1905–06. Musim pertama mereka di Divisi Satu berakhir kurang baik, mereka menempati urutan 8 klasmen. Akhirnya mereka memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1908. Manchester City sedang diselidiki karena menggaji pemain diatas regulasi yang ditetapkan FA. Mereka didenda £250 dan delapan belas pemain mereka dihukum tidak boleh bermain untuk mereka lagi. United dengan cepat mengambil kesempatan dari situasi ini, merekrut Billy Meredith dan Sandy Turnbull, dan lainnya. Pemain baru ini tidak boleh bermain dahulu sebelum tahun Baru 1907, akibat dari skors dari FA. Mereka mulai bermain pada musim 1907–08 dan United membidik gelar juara saat itu. Kemenangan 2–1 atas Sheffield United memulai kemenangan beruntun sepuluh kali United. Namun pada akhirnya, mereka menutup musim itu dengan keunggulan 9 poin dari rival mereka, Aston Villa.
Klub membutuhkan waktu dua tahun untuk membawa trofi lagi, mereka memenangkan trofi Liga Divisi Satu untuk kedua kalinya pada musim 1910–11. United pindah ke lapangan barunya Old Trafford. Mereka memainkan pertandingan pertamanya di Old Trafford pada tanggal 19 Februari 1910 melawan Liverpool, tetapi mereka kalah 4-3. Mereka tidak mendapat trofi lagi pada musim 1911–12, mereka tidak didukung oleh Mangnall lagi karena dia pindah ke Manchester City setelah 10 tahunnya bersama United. Setelah itu, mereka 41 tahun bermain tanpa memenangkan satu trofi pun.
United kembali terdegradasi pada tahun 1922 setelah sepuluh tahun bermain di Divisi Satu. Mereka naik divisi lagi tahun 1925, tetapi kesulitan untuk masuk jajaran papan atas liga Divisi Satu dan mereka turun divisi lagi pada tahun 1931. United meraih mencapaian terendah sepanjang sejarahnya yaitu posisi 20 klasemen Divisi Dua 1934. kekuatan mereka kembali ketika musim 1938–39.
Era Busby (1945–1969)
Pada tahun 1945, Matt Busby ditunjuk menjadi manager dari tim yang berbasis di Old Trafford ini. Dia meminta sesuatu yang tidak biasa pada pekerjaannya, seperti menunujuk tim sendiri, memilih pemain yang akan direkrut sendiri dan menentukan jadwal latihan para pemain sendiri. Dia telah kehilangan lowongan manager di klub lain, Liverpool F.C., karena pekerjaan yang diinginkannya itu dirasa petinggi Liverpool adalah pekerjaan seorang direktur, tetapi United memberikan kesempatan untuk ide inovatifnya. Pertama, Busby tidak merekrut pemain, melainkan seorang asisten manager yang bernama Jimmy Murphy. Keputusan menunjuk Busby sebagai manager merupakan keputusan yang sangat tepat, Busby membayar kepercayaan pengurus dengan mengantar United ke posisi kedua liga pada tahun 1947, 1948 and 1949 dan memenangkan Piala FA tahun 1948. Stan Pearson, Jack Rowley, Allenby Chilton, dan Charlie Mitten memiliki andil yang besar dalam pencapaian United ini.
Charlie Mitten pulang ke Colombia untuk mencari bayaran yang lebih baik, tetapi kemampuan pemain senior United lainnya tidak menurun dan mereka kembali meraih gelar Divisi Satu pada 1952. Busby tahu, bahwa tim sepak bola tidak hanya melulu mangandakan pengalaman pemainnya, maka, dia juga berpikir untuk memasukkan beberapa pemain muda. Pertama-tama, pemain muda seperti Roger Byrne, Bill Foulkes, Mark Jones dan Dennis Viollet, membutuhkan waktu untuk menunjukkan permainan terbaik mereka, akibatnya United tergelincir ke posisi 8 pada 1953, tetapi tim kembali memenangkan liga tahun 1956 dengan tim yang usia rata-rata pemainnya hanya 22 tahun, mencetak 103 gol. Kebijakan tentang pemain muda ini mengantarkannya menjadi salah satu manager yang paling sukses menangani Manchester United (pertengahan 1950-an, pertengahan akhir 1960-an dan 1990-an). Busby mempunyai pemain bertalenta tinggi yang bernama Duncan Edwards. Pemuda asal Dudley, West Midlands memainkan debutnya pada umur 16 tahun di 1953. Edwards dikatakan dapat bermain disegala posisi dan banyak yang melihatnya bermain mengatakan bahwa dia adalah pemain terbaik. Musim berikutnya, 1956–57, mereka menang liga kembali dan mencapai final Piala FA, kalah dari Aston Villa. Mereka menjadi tim Inggris pertama yang ikut serta dalam kompetisi Piala Champions Eropa, atas kebijakan FA. Musim lalu, FA membatalkan hak Chelsea untuk tampil di Piala Champions. United dapat mencapai babak semi-final dan kemudian dikandaskan Real Madrid. Dalam perjalanannya ke semi-final, United juga mencatatkan kemenangan yang tetap menunjukkan bahwa mereka adalah tim besar, mengalahkan tim juara Belgia Anderlecht 10–0 di Maine Road.
Tragedi Munich 1958
Tragedi terjadi pada musim berikutnya, ketika pesawat yang membawa tim pulang dari pertandingan Piala Champions Eropa mengalami kecelakaan saat mendarat di Munich, Jerman, untuk mengisi bahan bakar. Tragedi Munich tanggal 6 Februari 1958 itu merenggut nyawa 8 pemain tim – Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Colman, Duncan Edwards, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor dan Liam “Billy” Whelan – dan 15 penumpang lainnya, termasuk beberapa staf United, Walter Crickmer, Bert Whalley dan Tom Curry. Terjadi 2 kali pendaratan sebelum yang ketiga terjadi kesalahan fatal, yang disebabkan tidak stabilnya kecepatan pesawat karena adanya lumpur. Penjaga gawang United Harry Gregg mempertahankan kesadaran saat kecelakaan itu dan dibawah ketakutan pesawat akan meledak, menyelamatkan Bobby Charlton and Dennis Viollet dengan mengencangkan sabuk pengamannya. Tujuh pemain United menginggal dunia di tempat sedangkan Duncan Edwards tewas ketika perjalanan menuju rumah sakit. Sayap kanan Johnny Berry juga selamat dari kecelakaan itu, tetapi cedera membuat karir sepak bolanya berakhir cepat. Dokter Munich mengatakan bahwa Matt Busby tidak memiliki banyak harapan, namun ia pulih dengan ajaibnya dan akhirnya keluar dari rumah sakit setelah dua bulan dirawat di rumah sakit.
Ada rumor bahwa tim akan mengundurkan diri dari kompetisi, namun ketika Jimmy Murphy mengambil alih posisi manager ketika Busby dirawat di rumah sakit, klub melanjutkan kompetisinya. Meskipun kehilangan banyak pemain, mereka bisa mencapai final Piala FA 1958, dimana mereka kalah dari Bolton Wanderers. Akhir musim, UEFA menawarkan FA untuk dapat mengirimkan United dan juara liga Wolverhampton Wanderers untuk berpartisipasi di Piala Champions untuk penghargaan kepada para korban kecelakaan, namun FA menolak. United menekan Wolves pada musim berikutnya dan menyelesaikan liga di posisi kedua klasemen; tidak buruk untuk sebuah tim yang kehilangan sembilan pemain akibat Tragedi Munich.
Busby membangun kembali tim di awal dekade 60-an, membeli pemain seperti Denis Law dan Pat Crerand. Mungkin orang yang paling terkenal dari sejumlah pemain muda ini adalah pemuda Belfast yang bernama George Best. Best memiliki keatletikkan yang sangat langka. Tim memenangkan Piala FA tahun 1963, walaupun hanya finis diurutan 19 Divisi Satu. Keberhasilan di Piala FA membuat pemain menjadi termotivasi dan membuat klub terangkat pada posisi kedua liga tahun 1964, dan memenangkan liga tahun 1965 dan 1967. United memenangkan Piala Champions Eropa 1968, mengalahkan tim asuhan Eusébio SL Benfica 4–1 dipertandingan final, menjadi tim Inggis pertama yang memenagkan kompetisi ini. Tim United saat itu memiliki Pemain Terbaik Eropa, yaitu: Bobby Charlton, Denis Law and George Best. Matt Busby mengundurkan diri pada tahun 1969 dan digantikan oleh pelatih tim cadangan, Wilf McGuinness.
Masa sulit (1969–1986)
United mengalami masa-masa sulit ketika ditangani Wilf McGuinness, selesai diurutan delapan liga pada musim 1969–70. Kemudian dia mengawali musim 1970–71 dengan buruk, sehingga McGuinness kembali turun jabatan menjadi pelatih tim cadangan. Busby kembali melatih United, walaupun hanya 6 bulan. Dibawah asuhan Busby, United mendapat hasil yang lebih baik, namun pada akhirnya ia meninggalkan klub pada tahun 1971. Dalam waktu itu, United kehilangan beberapa pemain kuncinya seperti Nobby Stiles dan Pat Crerand.
Manager Celtic yang berhasil membawa Piala Champions ke Glasgow, Jock Stein, ditunjuk untuk mengisi posisi manager – Stein telah menyetujui kontrak secara verbal dengan United, tetapi membatalkannya — . Frank O’Farrell ditunjuk sebagai suksesor Busby. Seperti McGuinness, O’Farrell tidak bertahan lebih dari 18 bulan, bedanya hanya O’Farrell bereaksi untuk menanggulangi penampilan buruk dari United dengan membawa muka baru ke dalam klub, yang paling nyata adalah direkrutnya Martin Buchan dari Aberdeen seharga £125,000. Tommy Docherty menjadi manager diakhir 1972. Docherty, atau “Doc”, menyelamatkan United dari degradasi namun United terdegradasi pada 1974, yang saat itu trio Best, Law and Charlton telah meninggalkan klub. Denis Law pindah ke Manchester City pada musim panas tahun 1973. Pemain seperti Lou Macari, Stewart Houston dan Brian Greenhoff direkrut untuk menggantikan Best, Law and Charlton, namun tidak menghasilkan apa-apa.
Tim meraih promosi pada tahun pertamanya di Divisi Dua, dengan peran besar pemain muda berbakat Steve Coppell yang bermain baik pada musim pertamanya bersama United, bergabung dari Tranmere Rovers. United mencapai Final Piala FA tahun 1976, tetapi mereka dikalahkan Southampton. Mereka mencapai final lagi tahun 1977 dan mengalahkan Liverpool 2–1. Didalam kesuksesan ini, Docherty dipecat karena diketahui memiliki hubungan dengan istri fisioterapi.
Dave Sexton menggantikan Docherty di musim panas 1977 dan membuat tim bermain lebih defensif. Gaya bermain ini tidak disukai suporter, mereka lebih menyukai gaya menyerang Docherty dan Busby. Beberapa pemain dibeli Sexton seperti Joe Jordan, Gordon McQueen, Gary Bailey dan Ray Wilkins, namun tidak dapat mengangkat United menembus ke papan atas, hanya sekali finis diurutan kedua, dan hanya sekali lolos ke babak final Piala FA, dikalahkan Arsenal. Karena tidak meraih gelar, Sexton dipecat pada tahun 1981, walaupun ia memenangkan 7 pertandingan terakhirnya.
Dia digantikan manager flamboyan Ron Atkinson. Atkinson langsung memecahkan rekor transfer di Inggris dengan pembelian gelandang Bryan Robson dari West Brom. Robson disebut-sebut merupakan pemain tengah terbaik sepeninggal Duncan Edwards. Tim Atkinson memiliki pemain baru seperti Jesper Olsen, Paul McGrath dan Gordon Strachan yang bermain bersama Norman Whiteside dan Mark Hughes. United memenangkan Piala FA 2 kali dalam 3 tahun, pada 1983 dan 1985, dan diunggulkan untuk memenangkan liga musim 1985–86 setelah memenangkan 10 pertandingan liga pertamanya, membuka jarak 10 poin dengan saingan terdekatnya sampai Oktober 1986. Penampilan United kemudian menjadi buruk dan United mengakhiri musim di urutan 4 klasemen. Hasil buruk United terus berlanjut sampai akhir musim dan dengan hasil yang buruk yaitu diujung batas degradasi, pada November 1986, Atkinson dipecat.
Era Alex Ferguson (1986–sekarang)
Sebelum Treble (1986-1998)
Alex Ferguson datang dari Aberdeen untuk menggantikan Atkinson dan mengantarkan klub meraih posisi 11. Musim berikutnya yaitu musim 1987–88, United menyelesaikan liga di posisi kedua, dengan Brian McClair yang menjadi pencetak 20 gol liga setelah George Best.
United mengalami masa sulit 2 musim berikutnya. Dengan pembelian pemain yang cukup banyak, Ferguson tidak dapat memenuhi harapan suporter. Alex Ferguson telah berada dalam bahaya pemecatan pada awal 1990, tetapi sebuah gol dari Mark Robins membawa United menang 1–0 atas Nottingham Forest dibabak ketiga Piala FA. Ini membuat Ferguson terselamatkan dan pada akhirnya United memenangkan Piala FA, setelah mengalahkan Crystal Palace di partai ulang babak final. United memenangkan Winners’ Cup Eropa di 1990–91, mengalahkan juara Spanyol musim itu, Barcelona di final, tetapi mengecewakan di musim berikutnya karena di liga mereka kalah dari saingannya waktu itu, Leeds United.
Kedatangan Eric Cantona dari Leeds United di November 1992 merupakan sebuah langkah krusial United saat itu. Cantona cepat beradaptasi bersama pemain bertalenta hebat lain, seperti Gary Pallister, Denis Irwin, Paul Ince serta bintang baru yang mulai bersinar, Ryan Giggs. Mereka mengakhiri musim 1992-1993 sebagai juara untuk pertama kalinya sejak 1967. Tahun berikutnya, musim 1993-1994 mereka memenangkan liga dan Piala FA untuk melengkapi Double mereka yang sedikit banyak terbantu pula oleh pembelian Roy Keane, gelandang dengan determinasi hebat, dari Nottingham Forest. Pada 20 Januari 1994, United bersedih karena legenda dan presiden klub, Matt Busby, meninggal.
Musim 1994-1995, Cantona yang emosional mendapatkan sangsi skors 8 bulan karena menendang seorang suporter Crystal Palace yang mengejeknya saat laga. Musim itu United hanya menjadi runner up baik di liga maupun di Piala FA. Awal musim berikutnya, Ferguson membuat berang fans United dengan penjualan pemain-pemain kunci untuk digantikan dengan sederetan anak-anak muda hasil binaan klub seperti David Beckham, Gary Neville, Phil Neville dan Paul Scholes. Seorang jurnalis televisi terkenal, Alan Hansen, sempat berujar “ Anda tidak akan pernah dapat memenangkan sesuatu dengan anak-anak muda”. Kenyataannya, anak-anak muda Ferguson tersebut justru tampil mengkilap bagi United dan bahkan terpilih masuk tim nasional Inggris. Hebatnya, United mendapatkan Double nya lagi di musim 1995-1996, ini adalah kali pertama sebuah klub Inggris bisa dalam 2 tahun berurutan mendapatkan gelar ganda, yang kemudian muncul istilah “Double Double”. Mereka memenangkan lagi liga Premier musim 1996–97 dan Eric Cantona menyatakan pensiun dari sepak bola profesional pada usia 30. Mereka mengawali musim 1997–98 dengan baik, tetapi mengakhiri liga pada posisi dua klasemen, dibawah pemenang dua gelar, Arsenal.
Saat Treble (1998-1999)
Musim 1998-1999 Manchester United bukan hanya musim yang paling sukses dalam sejarah United tetapi juga dalam sejarah semua klub Inggris. United memenangkan Treble – juara liga Premier, juara Piala FA dan juara Liga Champions Eropa dalam satu musim. United berhasil memenangkan liga pada pertandingan terakhir melawan Tottenham Hotspur dengan skor 2–1, ketika Arsenal menang 1–0 atas Aston Villa. Memenangkan liga Premier disebut Ferguson adalah bagian yang tersulit. Piala FA mereka rengkuh setelah di final menghantam Newcastle dengan skor 2-0. Pada pertandingan terakhir mereka musim itu, pertandingan Final Liga Champions Eropa 1999, mereka mengalahkan Bayern Munich, pertandingan tersebut disebut-sebut sebagai comeback terbaik yang pernah ada, ketinggalan 0-1 sampai dengan injury time dan mencetak gol dua kali di menit-menit terakhir untuk memastikan kemenangan dramatis 2–1. Manchester United juga memenangkan Piala Interkontinental (Piala Dunia Antar Klub) setelah mengalahkan Palmeiras 1–0 di Tokyo.
Setelah Treble (1999–sekarang)
United memenangkan liga tahun 2000 dan 2001, tetapi mereka gagal meraih kembali trofi kompetisi Eropa. Pada tahun 2000, Manchester United menjadi salah satu dari 14 pendiri kelompok G-14. Ferguson mengadopsi gaya permainan bertahan dan tetap gagal di kompetisi Eropa dan United menyelesaikan liga pada urutan ketiga klasemen. Mereka meraih kembali gelar liga musim berikutnya dan memulai musim dengan sangat baik, namun penampilan mereka memburuk ketika Rio Ferdinand menerima skorsing 8 bulan karena gagal dalam tes doping. Tahun 2004, mereka memenangkan Piala FA, setelah mengalahkan Millwall.
Musim 2004-05, produktivitas gol United berkurang, yang disebabkan oleh cederanya Ruud van Nistelrooy dan United menyelesaikan musim tanpa meraih satu gelar pun. Kali ini, Piala FA dimenangkan oleh Arsenal yang mengalahkan United melalui adu penalti. Di luar lapangan, cerita utamanya adalah kemungkinan klub diambil alih oleh pihak luar dan pada akhir musim, Malcolm Glazer, seorang pengusaha asal Amerika Serikat yang juga pemilik klub American football NFL Tampa Bay Bucaneers, telah memiliki kepemilikan United.
United melakukan awal buruk pada musim 2005–06, Roy Keane pergi untuk bergabung dengan Celtic setelah ia mengkritik pemain United lainnya yang ia rasa tampil tanpa loyalitas dan determinasi. MU kemudian gagal melewati babak knock-out Liga Champions untuk pertama kalinya selama satu dekade setelah kalah dari tim asal Portugal, Benfica. Musim ini adalah musim yang buruk bagi United karena pemain kunci mereka seperti, Gabriel Heinze, Alan Smith, Ryan Giggs dan Paul Scholes cedera. Mereka hanya meraih satu gelar musim itu, Piala Liga, mengalahkan tim promosi Wigan Athletic dengan skor 4–0. United memastikan tempat di urutan kedua klasemen liga dan lolos otomatis ke Liga Champions setelah mengalahkan Charlton Athletic 4–0. Akhir musim 2005–06, satu dari penyerang kunci, Ruud van Nistelrooy, meninggalkan klub dan bergabung dengan Real Madrid, karena hubungannya dengan Alex Ferguson retak.
Musim 2006-07 Ferguson mulai memperlihatkan lagi gaya permainan United yang menyerang seperti pada dekade 90-an, mencetak 20 gol lebih di 32 pertandingan. Pada Januari 2007, United mendapatkan Henrik Larsson dengan status pinjaman selama 2 bulan dari Helsingborgs, dan pemain itu memiliki peran penting dalam pencapaian United di Liga Champions, dengan harapan meraih Treble kedua; namun setelah mencapai babak semi-final, United kalah dari A.C. Milan 3–5(agregat).
Dalam perayaan ke-50 keikutsertaan Manchester United dalam kompetisi Eropa, dan juga perayaan ke-50 dari Treaty of Rome, Manchester United bertanding melawan Marcello Lippi dan tim Eropa XI di Old Trafford pada 13 Maret 2007. United memenangkan pertandingan 4–3.
Empat tahun setelah gelar terakhir mereka, United meraih kembali gelar juara liga pada 6 Mei 2007, setelah Chelsea bermain imbang dengan Arsenal, meninggalkan the Blues tujuh poin dibelakang dengan menyisakan 2 pertandingan, diikuti kemenangan United 1–0 dalam derby Manchester hari sebelumnya, mengantarkan United ke gelar kesembilan Premiership-nya dalam 15 tahun eksistensinya. Namun, mereka tidak dapat mencapai double keempat mereka, karena Chelsea mengalahkan United 1-0 di final Piala FA 2007 yang berlangsung di Stadion Wembley yang baru.
Pada 11 Mei 2008, United kembali meraih gelar liga setelah mengalahkan Wigan 2-0 di pertandingan terakhir untuk memastikan gelar tersebut, disusul gelar Liga Champion pada tanggal 21 Mei 2008 yang diraih dengan mengalahkan Chelsea 6-5 di final melalui adu penalti setelah bermain seri 1-1.

Awal Terjadinya Android


Suatu ketika Google, raksasa search engine, membeli Android inc, yang dipimpin Andy Rubin. Setelah dibeli, Google mengangkat Andy Rubin sebagai Vice President of Engineering urusan android, google menyadari, Andy Rubin yang berkutat di android adalah orang yang paling mengerti tentang android, orang ini tetap harus memimpin. (Bandingkan dengan kisah Steve Jobs di Apple inc, dia yang membuat apple, dia memberi rohnya, saat membesarkan Apple, eh dia bisa disingkirkan dari Apple sampai harus membuat Next computer, dan akhirnya kembali ke Apple menghasilkan kejayaan)
Saat itu digelar meeting, untuk mendengarkan visi dan misi dari Android yang dibawakan oleh Andy Rubin. Hadir disana adalah VP Engineering google, Vic Gundotra. Ketika meeting baru mulai dan Andy siap memaparkan apa itu android, Vic langsung menyela dengan skeptis, dengan pertanyaan:
"Andy, apa dunia ini benar masih butuh mobile operating system lain?"
Usaha google adalah di mesin pencari dan iklan, dan mesin pencari google
sudah ada disetiap smartphone. Saat itu di dunia sudah ada banyak operating system, ada Windows Mobile, ada Blackberry, ada Symbian , dan ada rajanya smartphone, Apple dengan iPhone or iOS nya, belum lagi operating system kecil lain. Dan Andy menjelaskan demikian, ada 2 point utama kenapa android harus dibuat.
Point pertama.
Saat ini kita sedang kritis, dan butuh sebuah operating system yang free dan terbuka (open source) supaya setiap developer bisa bebas berinovasi di setiap level di dalamnya. Dengan cara ini para pembuat handset atau vendor bisa membuat handset sesuai keinginannya, boleh layar 2", 3" atau 4". Boleh pakai keyboard, boleh tidak., boleh ada kamera depan atau tidak.. Dan nanti semua operator bisa ikut bergabung bersama sesuai kemampuan mereka, boleh 2G, 3G, 4G, LTE, Wimax, boleh CDMA boleh GSM dll.
Akhirnya nanti adalah konsumen yang diuntungkan, mereka bisa menentukan sendiri handset smartphone android mana yang terbaik menurut mereka, sesuai kebutuhan, kemampuan dan operator yang menjadi pilihan mereka.
Dan begitulah dasar dari android yang ada sekarang, dalam usia masuk 2 tahun, android ada di berbagai merk, ada yg murah , ada yang mahal, ada yg layar 2 inch, 3" , 4" bahkan 5" dan 7", ada yang kecepatan prosesornya 300Mhz, ada yang 1Ghz, dan ada yang lebih dari itu , ada yang berkeyboard,
ada yang berlayar sentuh kapasitif, resistif, berkamera depan, berkamera
3MP, 5MP, 8MP dll, juga dengan berbagai dukungan operator berbeda-beda, android fit di dalamnya.

Point ke 2. Andy menambahkan point ke 2. Karena kini google adalah raksasa IT, google punya kemampuan. Kalau google diam saja, maka dunia akan menghadapi Draconian Future --(draconian future mengacu kepada jaman Yunani ketika seorang bernama Draco menjadi pengatur hukum disana, dimana pelanggaran kecil saja mendapat hukuman yang berat)--- masa depan yang "sulit" dimana nanti di depan hanya
akan ada:

1 Orang
1 Perusahaan
1 Operating System
dan 1 Operator saja yang bisa jadi pilihan konsumen. That's the future we don't want. (dan sekarang yg baca bertanya-tanya siapa yang dimaksud oleh Andy Rubin sebagai 1 penguasa? , kuncinya adalah tahun 1984 :-))
Pembicaraan ditutup dengan kata2 ini:
Jadi jika kita adalah orang yang
percaya akan:
Keterbukaan,
percaya akan
Pilihan dan percaya akan Inovasi yang bisa dilakukan semua orang Selamat datang di Android! Semangat ini yang membawa Android terus berevolusi sampai sekarang, maka dalam 1,5 tahun kehadiran android, sudah dipercaya oleh:
59 Operator
48 Negara
21 OEM
100 ribu aplikasi
200ribu android baru diaktivasi setiap hari.
Data sekarang sepertinya jauh lebih banyak, data ini kira2 ada di bulan Juni-Juli 2010.

Sekarang, pada hari ini 21 Oktober 2010, android genap berumur 2 tahun. Dalam umur yang sangat muda, kita merasakah euforia nya merangsek semua aspek, silahkan buka semua grafik yang ada tentang android, semua menyatakan gerakan yang menaik, setiap hari berita-berita gadgets diisi oleh android, setiap beberapa hari android model baru di launching. Semua aspek , semua level konsumen hampir bisa menggunakan android sebagai pilihannya, mau yang murah dikepala 1 juta ada, mau yang tercanggih dan cepat ada, mau yang level mid ada, mau cdma, mau gsm, mau yang bisa hsdpa, mau yang 4G, semua ada.
Sebuah gerakan keterbukaan dan gratis (open source dan free) , membuat pandangan tentang sesuatu yang gratis biasanya tidak bagus, dijungkir balikkan. Lihat aplikasi2 dari google yang gratis tanpa harus bayar, we can say itu adalah aplikasi2 terbaik dibanding yang harus berbayar sekalipun. Lihat mereka yang cepat tanggap dan langsung berani menaiki perahu keterbukaan ini, misalnya Motorola, ketika diambang keterpurukan ketika tidak mampu bersaing dengan merk2 lain dalam hal inovasi, langsung menanjak bahkan memperoleh anugerah best smartphone 2009, dan sekarang adalah merk yang sangat berinovasi dengan android nya di banyak level. Dengan berani boss Motorola berkata :"kedepan motorola hanya akan membuat smartphone android :-) " Lihat HTC, sama2 langsung berani percaya kepada google dan menjadi partner terbaik, sekarang namanya bersinar di dunia sebagai pembuat smartphone kelas atas dan membukukan keuntungan naik 60% dalam setahun.
Samsung melakukan gebrakan, mengusung android dan langsung berani fight dengan sang raksasa iPhone, sekarang SGS terjual jutaan dalam waktu singkat, ada di banyak negara, dengan variasi type dan diusung operator kelas atas. Nokia , terlena dengan keberhasilannya yang panjang, lupa dan lambat berinovasi, sekarang sulit mengejar 2 raksasa , android dan iPhone. Hanya bisa mengejek ketika ditanya kenapa tidak ikut segera masuk ke kapal android, " hanya seperti anak kecil yang kencing dalam celana waktu musim dingin, untuk merasakan kehangatan sesaat" begitu kira2 komentar CEO Nokia, dan kini proyek meego nya masih harus berjuang keras membuktikan diri untuk bersaing dengan raksasa android dan iphone yang terus berlari berkejaran, setelah langkahnya membuat segala macam OVI untuk menyaingi rival penggerusnya BlackBerry kandas. Blackberry menyadari, dia sangat hebat di sosialita dan server, tapi untuk menggapai level emas smartphone terbaik masih harus digapai lebih keras, ketika usahanya berevolusi di blackberry OS 6 , BB Torch masih dianggap belum selevel duo raksasa. Ini seperti dalam sekolah SMA, biasanya ada seorang murid yang menjadi idola, ganteng, ramah tamah, banyak teman dan disukai banyak orang juga terkenal disekolah. Tapi nanti yang namanya ada dihalaman khusus di buku tahunan, dan terpajang namanya di dinding hall of fame sekolah adalah bukan yang terganteng dan banyak teman, tapi selalu : lulusan terbaik. Dan calon lulusan terbaik itu adalah android dan iPhone. Itulah fakta yang berbicara dalam 2 tahun ini, tentang keterbukaan, pilihan dan inovasi. Dan sekarang dipuncak pertarungan hanya ada 2 raksasa, android dan iPhone. (entahlah windows phone 7 akan jadi raksasa yg lain atau tetap akan ada 2 raksasa)
Mari saya bercerita sedikit tentang pengalaman saya dengan android, mengapa saya tergila2 dengan nya. Dulu tahun 2009 saya pernah bercerita tentang why i left blackberry and move on to android, ketika saya memutuskan berganti "kendaraan" dari bb ke android, padahal saat itu BB sedang ada di puncak, dan android baru nongol sebagai handset model ke 2 yang ada di pasaran. Sekarang sudah ada 100 bahkan lebih model handset android.
Saat itu android belum sehebat sekarang, sama seperti saya mengenang ketika
pertama mencoba iPhone 2G, saat itu iPhone juga belum sehebat sekarang. Akhir tahun 2009 google mengumumkan merelease the Nexus One, lompatan android pertama dengan spek tinggi yang melampaui spek iPhone 3Gs sekalipun, membuat oom Steve Jobs ngambek dengan mengatakan " kita tidak masuk ke bisnis mesin pencari, kenapa sekarang google masuk bersaing ke bisnis kita di smartphone!" ( I Love Steve Jobs, kisah hidupnya, visinya, speechnya luar biasa dan saya mengamini dia memang pantas menjadi icon yang membawa perubahaan besar bagi teknologi dunia).
Saya pernah bercerita juga tentang ini (di ketika google bermain cantik) bahwa ternyata dugaan oom Steve salah, google bermaksud lain ketika membuat Nexus One, dan hasilnya nyata, google hanya mendorong lebih jauh vendor2 lain untuk mengayuh lebih cepat, makanya dalam tahun 2010 ini perkembangan smartphone menjadi luar biasa cepat, speed tinggi, layar makin cantik, user interface makih hebat dll

Baru keluar yang terhebat, sebentar kemudian ada yang lebih hebat. Beberapa orang mengatakan : cape, baru beli yg terbaik rasanya sudah ada yang lebih baik lagi. Apple fanboy mengatakan, lebih baik apple, inovasinya jelas, setahun sekali, beli sekarang , tahun depan baru ganti lagi:-)
Android fanboy mengatakan, we want more! Let's release the new one with more power, more innovation now! Jangan tunda2 :-)
Sekitar bulan januari-februari lalu saya menjadi (kemungkinan) angkatan pertama yang memiliki nexus one, sekarang usianya menuju 1 tahun, betapa dalam perjalanan memilikinya saya menyaksikan perkembangan yang cepat. Juni 2010, kita mencoba OS android baru yang namanya Froyo 2.2, dan speed tiba2 naik menjadi 2,5 x lebih cepat. Entah sudah berapa puluh macam custom rom saya coba, hasil pengembangan otak2 encer dari luar dan dalam negeri yang menjukkan bakat talentanya. Entah sudah berapa ribu aplikasi saya coba dalam waktu yang singkat. Saya ingat ketika anak saya minta handphone nya diganti dari sebuah windows mobile yg berantakan ketika jatuh dari motor. Dia memilih iPhone, dan semenjak itu menjadi apple fanboy, cita2 nya 1, menabung untuk membeli iPhone terbaru dan sebuah Mac.

Dalam waktu singkat dia sudah jago ngehack iPhone, terampil jailbreak, sehingga memudahkan pekerjaan saya, pulang tinggal kasih iPhone customer ke tangan dia, besok bangun sudah selesai di jailbreak dan diisi aplikasi sampai penuh:-)

Waktu dia iseng nyoba2 nexus saya dia berkata: tidak sebagus dan selancar iPhone, saya iyakan. Saya senang isengi dia ketika ada satu aplikasi menarik, saya perlihatkan, dan besoknya dia berkutat akan cari lawannya di iPhone. Ini proses belajar buat dia dan saya untuk melihat lebih terbuka kemajuan dua raksasa. Keluhannya tentang iPhone kadang hanya masalah menjadi berat ketika terlalu banyak di hack, mendahului masanya bikin iPhone bisa multitasking, bisa dikelompokkan dll, dan kadang dia harus mulai dari awal lagi ketika akhirnya iPhone nya ngehang berkepanjangan. Dan lama2 dia mengeluh menantikan iPhone 4 yg tidak nongol2 , kata dia bosan mau diapain lagi iPhone yang sekarang :-) Saya jadi mengerti kenapa Oom Steve sebel dengan jailbreakers, it makes iPhone tidak menunjukkan karisma flawlesly nya lagi.
Disatu sisi saya melihat apple fanboys yang jago jailbreak rindu yang namanya inovasi segera, menambahkan apa yang dirasa kurang disana, yang kalau ditunggu harap2 cemas apakah akan dimasukkan dalam edisi iPhone berikutnya tahun depan. Oom Steve Jobs adalah orang yang perfectionist, jangan berharap akan masuk ranah wimax atau LTE, sebelum wimax dan LTE menjadi umum dan terlihat jalan baik. (saat iphone 2g keluar, dunia lagi test koneksi 3G)
Android berbeda, dia menurut saya seperti Star Trek, " to boldly go where no one has gone before..." makanya segera ada HTC Evo 4, samsung epic dan ada desire Z.
One day saya pulang bawa iPhone 4, anak saya begitu senang, langsung dia test, segala macam dia install termasuk film2 hasil convert nya. Ketika duduk bersama saya bilang ayo kita lihat siapa lebih snappy sekarang, pertama kita coba scroll, betapa kaget dia melihat, dulu sama iPhone 3G aja kalah snappy itu nexus, sekarang nexus yang sama bisa lebih snappy dari iPhone 4:-)
Dia tidak percaya , dibilangnya saya ganti sama handset android baru, setelah mencoba sendiri dia percaya itu nexus saya yang lama. Besoknya dia mengembalikan iPhone 4 nya, saya tanya kenapa, dia bilang dia tidak tertarik lagi, hanya mendapat gambar yang lebih bagus saja tidak ada yg bisa dioprek lebih jauh... tidak jauh beda sama iPhone nya yang lama. (saya rasa dia mengoprek terlalu jauh, sehingga apa yang ada sekarang di iPhone4 dulu sudah dirasakannya walau tidak sehebat pengalaman aslinya)


Pada cerita diatas saya bukan meledek iPhone jelek, nope sama sekali tidak, iPhone 4 sangat bagus. Beberapa kali saya tergoda untuk memakainya, tapi user experience nya belum nempel buat saya, seperti baju yang keren, tapi tidak membuat saya merasa nyaman.
Caranya mengolah email, notification, dan ketergantungan yang tidak henti kepada iTunes not fit for me walau aplikasi2 nya luar biasa hebat. Butuh 1 tahun dari iPhone 2G ke 3G untuk menikmati forwarding sms, dan copy paste, butuh 1 tahun untuk ke 3Gs untuk bisa punya kompas dan autofokus camera, dan butuh 1 tahun lagi untuk bisa multitasking di iPhone 4.
Setiap bulan semenjak memakai Nexus, saya mengalami seolah2 selalu memiliki handset baru, dulu bisanya hanya ini, sekarang bisa itu, dulu speed saya hanya segini, sekarang saya bisa melewati barriernya:-) Menurut saya ini adalah hasil dari keterbukaan dan inovasi setiap level yang boleh dilakukan semua orang. Saya sekarang sangat nyaman dengan Nexus one yang sangat cepat dan snappy, dan sudah tidak sabar menantikan inovasi di Gingerbread, android 3.0!
Keterbukaan bukan disukai semua orang, seperti baru saja Oom Steve dalam wawancara dengan macworld menyinggung masalah fragmentasi di android dan masalah keterbukaan android dibanding dengan ketertutupan apple.
Oom SJ menyinggung masalah android market, akan ada market dari bestbuy, dari amazon, dari verizon , vodafone dan dari google sendiri, (belum lagi market2 lokal) , dikatakan ini akan membuat developer bingung. (setiap cerita oom steve selalu bawa developers, bahwa apple adalah yang terbaik yang mengayomi developers, disatu sisi ini menunjukkan pengakuan bahwa iphone menjadi hebat karena inovasi dan dukungan developer? :-))
Sebelumnya masalah ini pernah dibawa menjadi pertanyaan ke google, why google membiarkan ada "toko" aplikasi lain selain android market? Tidakkah membuat google rugi?
Pertama google bercerita , bahwa komitmen mereka terhadap keterbukaan (open source) jelas, bolehnya dibuat toko aplikasi lain sah sah saja, ini dianggap memperkaya keterbukaan tersebut, developer boleh memilih mana yang fit buat mereka, sama dengan cerita diatas konsumen android boleh pilih type android mana dan operator mana yang dianggap paling fit buat mereka. Google tidak berbisnis jualan aplikasi, Oom Steve iya di appsore nya.
Tidak ada kerugian buat google ada toko aplikasi yg hasil penjualannya tidak masuk ke kas google, karena itu bukan core bisnis google, core bisnis google di iklan :-) Dengan banyaknya android, sekarang pertumbuhan hit iklan di android naik 5x lipat. Ini seperti memberi petani lahan gratis, ujung2 nya menang pilkada :-)
Kalau ada appstore lain di iphone tentu ini mengurangi pendapatan oom Steve secara signifikan, karena jualan lagu dan aplikasi disana sumbangan buat apple sangat-sangat besar. Kalau saya jadi Oom Steve, memang itu langkah logis paling cengli, harus bisa monopoli:-)


Masalah opensource android bukan hanya diuji di toko aplikasi, beberapa handset android keluar dengan mesin pencari bukan google, melainkan Bing dari microsoft atau Yahoo search.
Google diminta komentarnya, menurut pandangan orang2 itu memang kurang ajar, sudah jelas2 android punya google dan anda ganti mesin pencarinya dengan yg lain. Google dengan tenang hanya menjawab, "kalau kami melarang mesin pencari lain, bukankah itu mencederai semangat open source?" Makanya dengan free anda bisa mencari aplikasi pencari lain di market android, diantaranya Bing dan Yahoo search... :-) but kita2 tahu siapa yang bisa diandalkan. (kalau waktu itu gosip iPhone baru akan memakai Bing sebagai mesin pencari pengganti google menjadi kenyataan, bagaimana rasanya memiliki sebuah
iPhone? I thing you'll miss something big :-)
Di android ada banyak aplikasi untuk sebuah browser, xscope, dolphine HD, Opera, Fennec (firefox), skyfire dll... apa yang menurut kita lebih nyaman atau lebih baik silahkan dipakai bersama chrome lite bawaan android bahkan menggantikannya.
Butuh berapa generasi iPhone sampai opera dijinkan ada sebagai pendamping safari browser?
Fragmentasi diangkat besar2 oleh Oom Steve kemarin itu, sebagai masalah besar di android, salah satu contohnya bahwa butuh 100 lebih macam aplikasi Tweet deck (oom SJ keseleo menyebutnya TwitterDeck) untuk fit di 244 macam handset android (sekarang kita tahu ada 244 macam handset android, how fast, juni lalu di Google IO baru around 60-80 macam). Tapi ternyata besoknya dijawab oleh boss TweetDeck bahwa hanya ada 2 orang yang ngurusin aplikasi tweetdeck untuk android, menunjukkan fragmentasi hanya masalah kecil. Fragmentasi saya lihat terjadi kalau vendor lambat mengikuti arus, misal sony ericsson yang dari awal bikin handset di bulan Juni x10, dilanjutkan x10 mini, mini pro, dan sampai sekarang yang terbaru x8 tetap pakai donut 1.6 didalamnya, maka akan mengalami aplikasi2 baru tidak bisa jalan di handsetnya ketika developer membuatnya untuk OS yang lebih maju.
Kemungkinan dengan ini google mengajari ayo maju-maju, kalau nanti tidak inovasi kamu dilibas yang lain.

Jadi ketika mau ikut keberhasilan didalam perahu android, selain menghasilkan handset yang layak jual, vendor juga harus ikut mendayung, kalau tidak tertinggal dan dilupakan. Benar ada masalah fragmentasi di android, tapi no big deals seperti diceritakan diatas. Apakah masalah ini tidak ada di iPhone? Dengan rajinnya sekarang iPhone berperang dengan lock jailbreak, setiap beberapa saat ada upgrade, 4.0, 4.01. 4.02, 4.1 dan mau 4.2 . Kalau kita rajin mendownloadnya bayangkan berapa giga habis untuk OS ini, karena iphone OS nya sudah menyentuh 500-600 Mega:-)
Dan tidak semua aplikasi yang tadinya jalan di OS yang satu akan jalan di OS mendatang :-)
Oom Steve , senang dengan angka2, penjualan iPhone sekian juta, mengalahkan RIM dll (walau kemudian dibantah oleh RIM juga), jangan suka tergiur dengan angka2. Look at Nokia, terlalu asik dengan angka2 penjualannya sampai lupa berinovasi, dan a little too late sekarang untuk mengejar perahu iPhone dan android yg asik ngebut. Walau tahun 2012 symbian akan tetap nomer 1 dalam hal jumlah, tapi tidak lagi ada gengsi memakainya.
Jangan nanti suatu saat speech oom Steve yang memberikan banyak inspirasi hanya tinggal angka2...
Kalau oom Steve berhenti berinovasi, saya takut android juga berhenti, coz no one to fight for :-)


Selamat ulang tahun ke 2 android
Keep Open Source
Keep open for choices
Keep Innovation
Senang kamu hadir menjadi penyeimbang, so we don't face a draconian future.

kebijakan Pemerintah


Kebijakan Pemerintah
kebijakan yang diterjemahkan dari kata policy memang biasanya dikaitkan dengan keputusan pemerintah, karena pemerintahlah yang mempunyai wewenang atau kekuasaan untuk mengarahkan masyarakat, dan bertanggung jawab melayani kepentingan umum, contoh : BLT (Bantuan Langsung Tunai)
Kenapa dan Tujuan
Kenapa: Karena untuk menekan laju Inflasi
Tujuan: Untuk menanggung beban rakyat karena Inflasi